Kebudayaan Unik Warga Amerika Selatan

Warga Amerika

Warga Amerika Selatan yang pula diucap bagaikan Amerika Latin mempunyai karakter yang unik. Dengan pencampuran hendak adat Eropa yang mengarah latin, perawakan mereka biasanya besar, bangir, serta berkulit putih. Banyak dari mereka yang pula beraut menarik semacam yang sempat diamati dikala film telenovela luang terkenal di Indonesia. Alangkah menawan serta gantengnya bukan muka mereka?

Tidak cuma itu, warga ini pula mempunyai kebiasaan unik yang kerap dicoba persisnya pada dikala memperingati hari awal di tahun yang terkini. Semacam standarnya berbagai macam kebiasaan dicoba di bermacam negeri dalam menyongsong tahun terkini. Adat- istiadat yang diaplikasikan dalam menyongsong tahun terkini ini dikira lumayan unik serta berlainan dari adat- istiadat yang terdapat di kota yang lain.

Asal Usul Adat Warga Amerika Latin

Negeri di area Amerika Selatan ini banyak berawal dari kolonialisme era kolonial Eropa semacam dijajah oleh Spanyol, Portugal serta Prancis. Adat yang diaplikasikan semenjak era penjelajahan Columbus juga lumayan mempengaruhi dalam membuat warga Amerika Selatan ini. Pengaruhnya lumayan besar paling utama semacam yang terdapat di di negara-negara Amerika Selatan semacam ilustrasinya Meksiko, Guatemala, Ekuador, Peru, Bolivia, dan Paraguay.

Akibat Eropa berikan akibat pada kemajuan adat yang besar, semacam kesusastraan, buatan gambar dan nada. Tidak hanya itu asal usul imperium dari tipe kewenangan yang berjalan di era kemudian meninggalkan akibat yang besar untuk bahasa dan kultur mereka. Akibat ini terjalin nyaris di semua area Amerika Tengah tercantum area Karibia, tercantum area Amerika Selatan serta Utara semacam wilayah Meksiko serta sebagian bagian dari Amerika Sindikat.

Adat Afrika yang dibawa masuk oleh bangsa Afrika pula berakibat besar. Adat ini dibawa lewat kegiatan perdagangan budak Lintas- Atlantik. Banyak perihal ikut dipengaruhi oleh akulturasi adat ini. Semacam ilustrasinya dalam tari- tarian, nada, makanan, dan agama. Akibat ini dialami sedemikian itu besar spesialnya di negara- negara semacam Republik Dominika, Brasil, Panama, Uruguay, Kolombia, Haiti, Kuba, serta Puerto Rico.

1. Busana Dalam Bercorak Merah Di Argentina

Sebagian warga Amerika Latin terbiasa buat melaksanakan perihal ini. Kebiasaan yang terkategori lumayan unik ini lazim diberlangsungkan di sebagian negeri semacam Meksiko, Bolivia, serta Brasil. Mereka yakin kalau malam tahun terkini wajib memakai busana dalam bercorak merah sembari menyongsong pergantian tahun terkini. Aksi ini dicoba untuk menemukan keberhasilan dari dewa cinta, yang bisa jadi hendak nampak hasilnya di tahun depan. Wujud keberhasilan yang bisa diperoleh ialah wujud pendamping. Hingga dari itu adat- istiadat ini amat akit dicoba paling utama oleh warga yang sedang sendirian. Untuk warga Bolivia corak merah buat busana dalam ini kerap diucap bisa bercorak kuning pula.

2. Terdapat Koin Di Dalam Kue Warga Bolivia

Kebiasaan satu yang lumayan unik ini dicoba oleh masyarakat Bolivia. Mereka memiliki kebiasaan buat memasukkan koin kedalam kue yang terbuat di dikala tahun terkini. Ada sebagian kue berdimensi tidak sangat besar yang terbuat, dimana salah satu sampai sebagian antara lain dimasukkan koin itu. Koin ini menunjukkan keberhasilan untuk siapapun yang memperolehnya, mulai dari hari awal di tahun yang terkini itu. Hingga dari itu wujud asian yang sukses memperoleh kue bermuatan koin ini sembari mengenakan busana dalam bercorak cocok adat- istiadat di tahun terkini hendak diucap amat asian. atidak cuma dalam hal cinta, tetapi hingga ke kodrat bagus di era depan. Tetapi yakinkan wajib hati- hati betul dikala makan kuenya, biar koin di dalamnya tidak turut tergigit dengan keras.

3. Berbaju Putih Kemudian Melompat Ke Laut Di Brazil

Sempatkah kalian memandang orang berbaju corak putih yang nyebur ke laut? Bisa jadi orang itu beranggapan hendak adat- istiadat semacam yang diaplikasikan di Brazil. Kelakuan ini kerap dicoba pada dikala tahun terkini. Walaupun busana dalamnya bercorak merah, tetapi orang Brasil senantiasa tidak berubah- ubah memakai pakaian luar yang bercorak putih bersih. Astaga, ditentukan corak dalaman ini dapat nyeplak betul di bajunya dikala berair? Keyakinan ini bermaksud buat menjauhkan arwah kejam yang diawali dari tahun yang terkini itu. Tidak cuma itu, corak putih yang digunakan kerap dipakai buat simbolisasi dari impian di tahun yang terkini itu, dengan penuh ketenangan serta inovasi yang bagus.

Terdapat pula keyakinan lokal dari warga Brazil yang melaksanakan adat- istiadat menerpa aliran di tengah malam. Pas dikala durasi membuktikan jam 12, banyak orang yang melekap keyakinan lokal kalangan Afro- Brazilian yang diketahui dengan julukan Candomblé. Usaha ini diyakini warga bisa mendatangkan berkah yang diserahkan oleh bidadari laut, Lemanjá untuk mereka.

4. Berkelana Bawa Koper Di Kolombia

Bila kalian kerap memandang banyak orang berjalan kemudian lalang sembari bawa koper di tempat darmawisata ataupun wilayah lapangan terbang, hingga perihal itu hendak jadi amat alami. Tetapi gimana jika panorama alam orang lalu lalang bawa koper itu ditemui di depan rumahnya, serta orang itu lalu lalang memutari rumahnya sembari bawa koper semacam aksi orang kurang kerjaan? Pastinya perihal ini kira- kira unik bukan? Situasi inilah yang kerap dicoba oleh warga di Kolombia dalam menghabiskan durasi di tahun barunya.

Bila rumahnya berdempetan dengan rumah masyarakat yang lain semacam wujud perumahan lingkungan, hingga upaya mengitarinya bisa ditukar dengan bepergian di dekat rumah itu. Buat orang yang tidak mempunyai koper pula bisa mengubahnya dengan ransel. Tetapi jika sedang tidak memiliki pula, betul pinjamlah memiliki anak tetanggamu. Kegiatan ini diyakini hendak berikan peluang buat dapat bepergian ke sesuatu tempat yang mengasyikkan di tahun terkini itu. Astaga, mudah- mudahan terkabul betul!

5. Berbicara Bersama Roh Di Mexico

Semacam yang diperlihatkan dalam film Warga Amerika kartun terkenal bertajuk Coco, orang Meksiko mempunyai keyakinan kalau mereka bisa berbicara dengan roh dari orang dekat yang sudah tewas. Hingga dari itu malam pergantian tahun kerap dikira mereka bagaikan sesuatu momen yang sangat pas buat bisa melaksanakan komunikasi dengan pihak- pihak itu. Komunikasi yang diberlangsungkan biasanya berkisar buat mengantarkan catatan ataupun memohon petunjuk hendak tahap sesuatu perihal pada para kakek moyang. Serta yang buatnya lebih unik lagi, usaha ini tidak dicoba di rumah melainkan tetapi di tempat biasa yang amat marak serta serupa sekali tidak sepi buat membuat situasi yang lebih intens. Tempat-tempat semacam di penginapan juga kerap dijadikan opsi dalam mengawali pembicaraan spesial ini.

6. Membakar Orang-Orangan Kebun Di Argentina

Argentina ialah negeri orang sebelah dari Kolombia. Adat- istiadat di antara kedua negeri ini juga banyak yang serupa, semacam dalam perihal bawa koper mengitari rumah. Salah satu adat- istiadat lain yang bergengsi dari orang Argentina merupakan membuat boneka semacam orang- orangan kebun, serta membakarnya di durasi tengah malam. Boneka orang- orangan ini terbuat dengan materi harian serta bagian kusen. Dikala tengah malam semua orang terkumpul serta tiap keluarga membakar orang- orangan itu. Aksi ini diyakini bisa memusnahkan seluruh perihal kurang baik yang telah terjalin dalam satu tahun tadinya.

Baca Juga : 10 Kerutinan Warga Jepang Yang Membuat Mereka Sukses

7. Orang Chile Yang Menghabiskan Durasi Tahun Terkini Di Kuburan

Walaupun kebiasaan ini nampak kira- kira abnormal, tetapi tindakannya sedang lalu dicoba sampai dikala ini. Adat- istiadat yang dicoba oleh warga Chili ini diawali dari tahun 1995. Istiadat ini populer serta lalu dicoba oleh masyarakat sesuatu kota kecil yang bernama Talca di negeri Chile. Adat- istiadat ini berjalan dari sesuatu kebiasaan yang diawali oleh suatu keluarga, dimana keluarga itu melangkahi pagar penguburan buat memperingati tahun terkini di tempat papa mereka dimakamkan. Warga yang memandang perihal itu mulai terpikat sampai kesimpulannya ikut menjajaki peristiwa itu.

Kebiasaan ini ikut dibantu oleh walikota setempat. Warga Amerika Wujud itu membuka penguburan diawali dari jam 11 menjelang tengah malam sampai sehabis tahun bertukar. Tetapi bila kalian menyangka kalau adat- istiadat melangkahi kober ini hendak berjalan dengan intens serta atmosfer yang sedemikian itu hening, hingga kalian salah besar hendak perihal itu! Atmosfer penguburan dihias dengan bermacam riasan yang berikan panorama alam yang sedemikian itu hidup semacam seperti suatu acara. Bermacam riasan dipasangkan di tempat itu semacam parafin serta berbagai macam lampu yang berkelap- kelip. Tidak kurang ingat ikut diiringi dengan buaian nada klasik yang dimainkan oleh pihak- pihak yang cerdas dalam memainkan alam nada itu.

Tindakan ini dicoba dengan sedemikian itu hidup buat tujuan mengasyikkan para kakek moyang itu. Mereka yakin kalau para kakek moyang menunggu di tiap tahun hendak keramaian itu, benar semacam hari balik tahun. Hingga dari itu dari dini sampai keramaian itu berakhir hendak diusahakan semeriah serta mengasyikkan bisa jadi. Biar tiap bentuk wajah senang yang terpancar di banyak orang yang memperingati ikut dialami oleh si kakek moyang.

8. Melempar Koin Di Guatemala

Kebiasaan Warga Amerika ini mendekati dengan yang kerap dicoba oleh warga Jepang dikala tahun terkini di kuil. Cuma kelainannya kebiasaan yang dicoba oleh orang Guatemala ini dicoba dalam insiden yang berlainan dengan warga Jepang. Orang Guatemala biasanya hendak bawa beberapa duit dalam nominal kecil yang jumlahnya sebesar 12 penny buat pergi rumah pada tengah malam, pas menjelang jam membuktikan durasi jam 12. Duit yang dibawa hendak dilempar ke jalanan di balik mereka sembari lalu berjalan kedepan. Aksi berbagai ini diyakini oleh warga setempat bisa mendatangkan manfaat dalam keuangan di era tahun- tahun yang hendak tiba. Aksi ini sering dicoba oleh warga untuk impian dapat menemukan duit lebih banyak di era depan. Menarik betul kultur unik dalam menyongsong tahun terkini ini? Kalian terpikat menjajalnya?